Skip to main content

Posts

Showing posts from August, 2013

Gaya Hidup Sehat Dengan Jantung Yang Sehat

Rata-rata setiap tahunnya, penyakit jantung sudah menelan korban jiwa lebih dari 17 juta orang di seluruh dunia. Pada 2030, jumlah itu bisa mencapai 23 juta, menurut World Heart Federation. Sebuah pepatah dari Ayurvedic : “Jika pola makan Anda salah, penggunaan obat-obatan juga tidak akan berhasil, dan jika pola makan Anda benar, obat-obatan tidak akan diperlukan sama sekali.” Penyakit kardiovaskular ini termasuk salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia. Meski obat dan jenis perawatan sudah banyak muncul untuk mencegah penyakit jantung, gaya hidup kita tetap memainkan peran penting dalam melindungi kesehatan holistik pikiran dan tubuh kita. Gaya hidup kita memang mempengaruhi jantung. Jadi, sangat penting untuk memperhatikan gaya hidup dan kebiasaan untuk tetap sehat. Berikut adalah beberapa cara untuk memiliki gaya hidup jantung sehat dari Boldsky.com :

Gede, Putu, Made, Rai, dan Ketut, Sejarah Nama dan Asal Usul Masyarakat Bali

Jika Anda sedang berada di Bali, Anda tentu sering mendengar nama-nama khas Bali mulai Wayan, Made, Nyoman, Ketut, Ida Bagus, dan sebagainya. Semua nama itu ternyata ada artinya. Kita mulai dulu dengan sebutan I dan Ni pada nama-nama orang Bali. Huruf I di depan nama Wayan misalnya, adalah kata sandang yang bermakna laki-laki. Sementara kata sandang penanda kelamin perempuan adalah Ni. I dan Ni juga bermakna seorang lelaki dan wanita dari keluarga masyarakat kebanyakan, tidak berkasta atau biasa disebut orang jaba. Jika ia terlahir di keluarga penempa besi,  maka orang Bali ini bernama Pande. Bila di depan Wayan gelarnya Ida Bagus, ia tentu terlahir di keluarga Brahmana. Ida Bagus berarti yang Tampan atau Terhormat.  Jika saja ia digelari Anak Agung, maka ia lahir di keluarga bangsawan. Nama Wayan berasal dari kata “wayahan" yang artinya yang paling matang.  Titel anak kedua adalah Made yang berakar dari kata "Madia" yang artinya tengah. Anak ketiga dipanggil

Koleksi Foto Tempo Dulu "Kehidupan Raja dan Puri di Bali

Megibung Budaya Saling Menghargai, Kerjasama, dan Gotong Royong

Sejarah Tradisi Megibung di Karangasem  Berdasarkan informasi yang penulis peroleh dari hasil wawancara langsung dengan Penglingsir Puri Karangasem (tokoh masyarakat) tanggal 18 April 2007 dijelaskan bahwa tradisi megibung muncul dari para petani yang bekerja di sawah dengan nakil (membawa makanan dari rumah) dan kemudian makan bersama dengan petani-petani tetangganya yang juga nakil. Kegiatan tersebut terus dilakukan secara terus menerus  pada lahan kosong di perbatasan petak sawah untuk kebersamaan para petani tersebut. Makan bersama dengan format yang lebih besar disebut megibung. Karena formatnya besar, maka acara megibung tidak bisa dilakukan di tengah persawahan atau di bawah pohon kopi yang rindang. Makanan untuk megibung dipersiapkan bersama-sama. Setelah makanan jadi, makanan ditaruh dalam sebuah tempat besar, lalu dikitari beberapa orang. Sumber lain menyebutkan bahwa tradisi megibung (makan bersama) diciptakan oleh Raja Karangasem, I Gusti Anglurah Ktut Karangasem

Cium, di Cium dan Mencium Budaya Omed Omedan di Bali

Dalam bahasa Indonesia, omed-omedan berarti tarik-menarik. Namun dalam bahasa Bali, sama halnya dengan paid-paidan yang artinya juga tarik-menarik. Tradisi omed-omedan adalah upacara adat yang diperingati warga Banjar Kaja, Desa Sesetan, Denpasar Selatan.  Wayan Sunarya tokoh masyarakat di Banjar Kaja Sesetan menceritakan, tradisi omed-omedan itu merupakan tradisi leluhur yang sudah dilakukan sejak zaman penjajahan Belanda. Awalnya ritual ciuman massal itu dilakukan di Puri Oka. Puri Oka merupakan sebuah kerajaan kecil pada zaman penjajahan Belanda. Konon mulanya, usai Hari Raya Nyepi, teruna-teruni (pemuda-pemudi) sekitar kerajaan Puri Oka menggelar permainan med-medan. Mereka tarik-menarik, semakin seru dan gembiranya mereka kemudian saling merangkul, dan keadaan menjadi gaduh karenanya. Susasana ricuh tersebut di dengar raja Puri Oka yang sedang sakit, beliau marah besar dan kemudian ia berniat keluar untuk menghardik sumber kegaduhan tersebut. Namun setiba

Mepandes, Metatah, Mesangih, Potong Gigi, Manusa Yadnya

Sadripu adalah enam musuh yang ada dalam diri manusia yaitu Kama;keinginan, Kroda; kemarahan, Lobha;serakah, Moha;kebingungan, Matsarya;dengki/irihati, dan Mada;mabuk. Dalam menjalankan Swadharma kehidupan di dalam agama Hindu berbagai kegiatan kerohanian / yadnya yang wajib dilaksanakan umatHindu dalam segala manifestasinya untuk menuju / mencapai jalan yang luhur kehadapan Ida Sanghyang Widhi Wasa (Brahman). Salah satu dari berbagai kegiatan Yadnya (Panca Yadnya) yang dilaksanakan umat Hindu adalah Manusa Yadnya yaitu Upacara Mepandes atau Metatahatau Mesangih atau Potong Gigi yang merupakan kegiatan sakral bagi umatHindu. Jadi Upacara Potong Gigi ini sudah dilaksanakan sejak dahulu kala dan terus berkembang sampai saat ini dengan peningkatan pengertian filsafatnya dan diarahkan kepada keagamaan, sejak kedatangan Hinduisme di bumi Ibu Pertiwi Nusantara (Indonesia).  Adapun pengertian Potong Gigi bagi umat Hindu adalah : Untuk merubah prilaku agar mampu mengendalik

Upacara Pitra Yadnya (Memukur) Menyucikan Roh Leluhur

Pelaksanaan upacāra Mamukur, seperti upacāra-upacāra Yajña lainnya disesuaikan dengan kemampuan Sang Yajamana, yakni mereka yang melaksanakan upacāra tersebut. Secara garis besar, sesuai kemampuan umat dibedakan menjadi 3 kelompok, yakni yang besar (uttama), menengah (madhya) dan yang sederhana (kanistama). Pada upacāra Mamukur yang besar, rangkaian upacāranya terdiri dari: Ngangget Don Bingin, yakni upacāra memetik daun beringin (kalpataru/kalpavṛiksa) untuk dipergunakan sebagai bahan puṣpaśarīra (simbol badan roh) yang nantinya dirangkai sedemikian rupa seperti sebuah tumpeng (dibungkus kain putih), dilengkapi dengan prerai (ukiran/lukisan wajah manusia, laki/perempuan) dan dihiasi dengan bunga ratna. Upacāra ini berupa prosesi (mapeed) menuju pohon beringin diawali dengan tedung agung, mamas, bandrang dan lain-lain, sebagai alas daun yang dipetik adalah tikar kalasa yang di atasnya ditempatkan kain putih sebagai pembungkus daun beringin tersebut.

Pengen awet muda ? Ayo Kita Makan Tomat

Bagi para wanita yang doyan membeli produk kecantikan kulit mahal, mulai saat ini Anda bisa berhemat. Selain membuat makanan lebih lezat, buah tomat ternyata bisa membantu menjaga kulit Anda tetap awet muda dan melindungi dari efek buruk cahaya matahari. Zat utama yang bisa membantu mempermuda kulit ( age-defying ) adalah lycopene . Zat ini merupakan pigmen alami yang membuat tomat berwarna merah, dengan tingkat tertinggi ditemukan pada tomat yang diproses atau dimasak untuk saus tomat, pasta, sup dan jus. Dalam penelitian tersebut, para wanita yang mengonsumsi olahan kaya tomat ternyata mengalami peningkatan dalam perlindungan kulit, seperti penurunan risiko kulit memerah dan kerusakan DNA yang diakibatkan oleh paparan ultraviolet (UV).

Manfaat Jalan Kaki Dalam Mengurangi Resiko Terkena Stroke

Stroke dapat melumpuhkan tubuh kita, bahkan lebih fatal lagi. Kita sudah mengetahui beberapa faktor risiko yang terkait dengan stroke, seperti hipertensi, konsumsi alkohol berlebih, diabetes, merokok serta pola diet dan aktivitas yang kurang baik. Sebuah tim dari Harvard School of Public Health baru-baru ini menemukan hubungan antara berjalan kaki selama dua jam atau lebih per minggu dan berkurangnya risiko stroke. Aktivitas Fisik dan Menurunnya Risiko Stroke Penelitian yang diketuai oleh Jacob R. Sattelmair, MSc., ini merupakan sebuah studi besar yang dirancang untuk mengetahui faktor-faktor risiko penyakit jantung dan stroke. Dan tim peneliti ini pun telah menemukan bahwa aktivitas fisik memiliki peran yang besar untuk mengurangi risiko terkena stroke.

Tumpek Kandang "Perwujudan Kasih Terhadap Binatang"

Di dalam agama Hindu dikenal adanya berbagai usaha atau media untuk mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa. Salah satu dari usaha atau media itu adalah melalui pelaksanaan hari-hari raya keagamaan. Di antara demikian banyak hari-hari raya Hindu, satu di antaranya adalah hari untuk memuja keagungan Tuhan Yang Maha Esa melalui pemeliharaan atas ciptaan-Nya berupa binatang ternak atau peliharaan. Umat Hindu di Bali menyebut hari itu adalah hari Tumpek Kandang atau Hari Tumpek Uye, yakni jatuh pada setiap hari Sabtu Kliwon Wuku Uye menurut perhitungan kalender Bali-Jawa. Hari ini datang setiap enam bulan (210 hari) sekali. Pada hari ini umat Hindu membuat upacara memuja keagungan Tuhan Yang Mahaesa sebagai Siva atau Pasupati, yang memelihara semua makhluk di alam semesta ini. Pemujaan kepada Tuhan Yang Mahaesa ini diwujudkan dengan memberikan upacara selamatan terhadap semua bintang, khususnya binatang ternak atau piaraaan. Bagi mereka yang bukan masyarakat Bali tentunya bertanya-t

Makna Hari Suci Tumpek Landep

Umat Hindu merayakan rerahinan Tumpek Landep, Sabtu Kliwon Wuku Landep. Pada Tumpek Landep, umat Hindu memuja Ida Sang Hyang Widhi dalam prebawa-nya sebagai Sang Hyang Pasupati yang telah menganugerahkan kecerdasan atau ketajaman pikiran sehingga mampu menciptakan teknologi atau benda-benda yang dapat mempermudah dan memperlancar hidup, seperti sepeda motor, mobil, mesin, komputer (laptop) dan sebagainya. Tetapi dalam konteks itu umat bukanlah menyembah mobil, komputer, tetapi memohon kepada Ida Sang Hyang Pasupati agar benda-benda tersebut betul-betul dapat berguna bagi kehidupan manusia. Landep dalam Tumpek Landep memiliki pengertian lancip. Secara harfiah diartikan senjata tajam seperti tombak dan keris. Benda-benda tersebut dulunya difungsikan sebagai senjata hidup untuk menegakkan kebenaran. Secara sekala, benda-benda tersebut diupacarai dalam Tumpek Landep.

Khasiat Buah Apel Dalam Mencengah Kanker

Ternyata ungkapan yang menyebutkan, “ An apple a day keeps your doctor away ” sangat benar adanya. Rutin makan apel setiap hari terbukti mampu mencegah berbagai penyakit mematikan termasuk kanker. Berikut adalah 10 manfaat konsumsi buah apel dalam pencegahan berbagai penyakit dan menjaga kesehatan tubuh Anda : 1. Menjaga kesehatan jantung Apel kaya akan fitonutrien yang dikenal sebagai quercetin , catechin , phloridzin , dan klorogenat . Fitonutrien pada apel membantu melindungi sistem kardiovaskular dari kerusakan. Selain itu kandungan serat yang tinggi ( pectic ) pada apel juga membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL). Bagi orang yang makan 2 buah apel per hari bisa menurunkan kadar kolesterol LDL sebanyak 16%.

Penuhi Mineral Ini Agar Tidak Mudah Sakit

Tantangan dalam kehidupan, baik itu pekerjaan, pendidikan, dan masalah ekonomi yang kerap muncul sebagai bentuk permasalahan hidup bisa menjadi penyebab stres berkepanjangan. Kondisi ini tentu menjadi ujian bagi kesehatan tubuh, mengingat daya tahan tubuh cenderung menurun saat berada dalam kondisi stres. Hasilnya, tubuh jadi gampang sakit dan tidak bisa menjalankan aktivitas secara optimal. Selain membutuhkan vitamin dan istirahat cukup, tubuh juga membutuhkan mineral penting saat berada dalam kondisi stres. Berikut 3 di antaranya: Kalsium Kalsium secara luas telah diakui memiliki manfaat dalam tubuh Anda untuk membantu pertumbuhan dan juga menjaga tulang dan gigi agar tetap kuat. Selain itu, kalsium juga ternyata memiliki manfaat lain bagi tubuh yang tidak diketahui oleh banyak orang, seperti: Membantu perluasan otot dan pembuluh darah Membantu pembekuan darah Membantu sekresi hormon dan enzim Sebagai pengirim pesan melalui sistem saraf.

Latihan Beban Agar Otot Tidak Menyusut

Bukan rahasia umum jika latihan beban dapat meningkatkan laju metabolisme sekaligus membantu menurunkan berat badan jika dilakukan secara tepat dan teratur. Setiap 10 tahun, metabolisme manusia akan mengalami penurunan dan melambat sekitar 3 persen, massa otot mulai menyusut, dan produksi lemak tubuh kian bertambah. Itulah sebabnya mengapa Anda merasa lebih gemuk ketika usia bertambah. Nah, agar hal di atas tidak terjadi pada Anda maka sebaiknya Anda mulai lakukan latihan beban dari sekarang. Latihan beban adalah latihan terbaik untuk meningkatkan dan membangun massa otot. Jika dikombinasikan dengan latihan kardio, latihan beban juga efektif untuk membantu menurunkan berat badan. Studi menunjukkan bahwa latihan beban selama tiga bulan secara rutin 15-20 menit sehari (2-3 kali seminggu) dapat menambah otot kurang lebih 1,4 kg. Latihan beban juga dapat meningkatkan metabolisme sebanyak 7% dan membantu membakar 105 kalori ekstra setiap harinya. Berikut 5 t

Latihan Ini Untuk Mencengah Agar Tulang Tidak Mudah Keropos

Latihan merupakan komponen penting untuk meningkatkan kesehatan dan kekuatan tulang Anda. Latihan teratur adalah kunci penting untuk mencegah osteoporosis. Banyak yang mengira tulang adalah suatu struktur padat seperti bebatuan, padahal anggapan tersebut tidak benar. Tulang adalah jaringan hidup yang terus berubah. Kepadatan tulang yang paling optimal biasanya terjadi antara usia 20 hingga 30 tahun, dan kemudian perlahan-lahan menurun. Pada wanita, beberapa tahun pertama setelah menopause adalah saat di mana terjadi percepatan osteoporosis. Nah, sebelum mengetahui latihan apa saja yang bisa Anda lakukan untuk membuat tulang Anda lebih kuat dan mencegah terjadinya osteoporosis, berikut ini ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan terlebih dahulu. Postur Tubuh Pengaruhi Kesehatan Tulang Bagaimana kita berdiri, duduk, dan bergerak dapat menentukan tekanan yang diberikan pada tulang punggung kita. Dilihat dari samping, tulang belakang berbentuk seperti kurva

Pluralisme Peranakan di Bali

Alkisah lebih dari 300 tahun lalu, hanya 12 orang penjaga perbatasan keturunan China harus menghadapi seribu prajurit yang ingin menyerang Kerajaan Bangli di perbatasan Buleleng. Selusin prajurit yang setia pada rajanya itu lalu menyalakan banyak lampion di penjuru desa untuk bisa mengamati musuh. Prajurit lawan malah mengira titik-titik cahaya itu sebagai petanda banyaknya musuh yang harus dihadapi. Mereka takut. Ekspansi wilayah ini kemudian dibatalkan. Demikian legenda kesetiaan warga etnis China versi generasi ke-4 marga Lie di Dusun Lampu, Desa Catur, Kecamatan Kintamani, Bangli.  Menurut Lie Giok Tian, pria 57 tahun, Ketua Perkumpulan etnis Tionghoa di Lampu ini, ikhwal nama Lampu adalah dari lampion lampion itu. Bisa jadi ada versi lain sejarah nama Lampu ini. Tapi sosok Lie tak hanya soal kesetiaan warga etnis China pada raja-raja di Bali tapi soal adaptasi multikultur yang terpelihara hingga kini. Ragam kebijaksanaan dan peradaban yang membuat Bali kay