Skip to main content

Bahan Alami Penghilang Luka

DREAMERSRADIO.COM - Bekas luka pada kulit tubuh memang menyebalkan. Selain mengganggu keindahan kulit bekas luka juga menganggu penampilan terutama bagi wanita, yang ingin memilih pakaian. Memakai krim penghilang bekas luka harganya mahal? Kamu dapat menggunakan bahan-bahan alami dan sederhana yang dapat membantu menghilangkan bekas luka.
Inilah beberapa bahan alami yang dapat digunakan untuk menghilangkan bekas luka seperti dilansir dari Boldsky :

Jus lemon
Lemon kaya akan vitamin C yang dapat membantu mencerahkan warna kulit. Menerapkan jus lemon pada bekas luka bakar atau alergi juga dapat membantu menghilangkannya. Caranya cukup dengan mengoleskan air perasan lemon pada daerah bekas luka, kemudian pijat selama 2 menit. Lakukan rutin setiap malam pada bekas luka yang telah mengering.

Almon dan minyak zaitun

Untuk menghilangkan bekas luka membandel secara alami cobalah menggunakan almon dan minyak zaitun. Coba pijat daerah bekas luka dua kali setiap hari dengan almon dan minyak zaitun selama beberapa menit. Melakukan cara tradisional ini dipercaya efektif untuk menghilangkan bekas luka secara bertahap.

Jus tomat
Tomat mengandung banyak vitamin yang efektif untuk mengangkat sel kulit mati dan efektif membantu mengurangi bekas luka secara alami. Cara menghilangkan bekas luka menggunakan tomat adalah dengan mengambil sepotong tomat kemudian hancurkan tomat gunakan sebagai lulur di daerah bekas luka. Gunakan satu kali setiap hari secara teratur.

Lidah buaya
Ekstrak lidah buaya mengandung nutrisi yang baik bagi kulit. Tak hanya ampuh menghilangkan bekas luka membandel, ekstrak lidah buaya juga dapat melembutkan kulit. Cara cukup dengan mengoleskan getah lidah buaya pada bekas luka sambil dipijat sekitar 2 menit, diamkan beberapa saat. Lakukan cara ini secara teratur dapat membantu menghilangkan bekas luka.

Susu
Susu memiliki kandungan pemutih alami yang baik untuk membuat kulit tampak lebih putih dan juga efektif untuk menghapus bekas luka. Caranya cukup dengan membuat lulur dari susu untuk daerah bekas luka, gosok-gosok selama 10 menit. Tambahkan beberapa tetes air lemon untuk hasil terbaik. Gunakan setiap sebelum mandi untuk mendapatkan hasil maksimal.
Itulah beberapa bahan alami untuk membantu menghilangkan bekas luka membandel. Selamat mencobanya sendiri dirumah ya Dreamers! 

Sumber: Yahoo

Comments

Popular posts from this blog

Pengertian Padmasana dan Aturan Pembuatan Padmasana secara detail

Mengingat rekan-rekan sedharma di Bali dan di luar Bali banyak yang membangun tempat sembahyang atau Pura dengan pelinggih utama berupa Padmasana, perlu kiranya kita mempelajari seluk beluk Padmasana agar tujuan membangun simbol atau “Niyasa” sebagai objek konsentrasi memuja Hyang Widhi dapat tercapai dengan baik. ARTI PADMASANA Padmasana atau (Sanskerta: padmāsana) adalah sebuah tempat untuk bersembahyang dan menaruh sajian bagi umat Hindu, terutama umat Hindu di Indonesia.Kata padmasana berasal dari bahasa Sanskerta, menurut Kamus Jawa Kuna-Indonesia yang disusun oleh  Prof. Dr. P.J. Zoetmulder  (Penerbit Gramedia, 1995) terdiri dari dua kata yaitu : “padma” artinya bunga teratai dan “asana” artinya sikap duduk. Hal ini juga merupakan sebuah posisi duduk dalam yoga.Padmasana berasal dari Bahasa Kawi, menurut Kamus Kawi-Indonesia yang disusun oleh  Prof. Drs.S. Wojowasito (Penerbit CV Pengarang, Malang, 1977) terdiri dari dua kata yaitu: “Padma” artinya bu...

Patung Satria Gatot Kaca

Patung Satria Gatot Kaca terletak di antara Jalan Raya Tuban dan Jalan Raya Airport Ngurah Rai. Jarak tempuh dari kota Denpasar kira-kira 18 km dan lebih kurang 5 menit perjalanan dari Bandara Udara Ngurah Rai bila menggunakan kendaraan bermotor. Patung Satria Gatot Kaca berdiri megah dan gagah di tengah-tengah simpang tiga sebelah timur Bandara Udara Ngurah Rai dan merupakan salah satu objek wisata Kabupaten Badung. Masyarakat di Bali sendiri menyebutnya patung kuda. Mungkin ini karena kalau dilihat secara sekilas objek ini banyak menampilkan patung kudanya. Tokoh yang diangkat pada Patung ini adalah Gatot Kaca yang dikisahkan sebagai ksatria yang gagah perkasa dan pemberani, anak dari Bimasena, salah satu dari Pandawa lima. Ia dikenal sebagai ksatria yang ahli terbang dan bertanggungjawab pada pertahanan udara serta memberi perlindungan

Upacara Pitra Yadnya (Memukur) Menyucikan Roh Leluhur

Pelaksanaan upacāra Mamukur, seperti upacāra-upacāra Yajña lainnya disesuaikan dengan kemampuan Sang Yajamana, yakni mereka yang melaksanakan upacāra tersebut. Secara garis besar, sesuai kemampuan umat dibedakan menjadi 3 kelompok, yakni yang besar (uttama), menengah (madhya) dan yang sederhana (kanistama). Pada upacāra Mamukur yang besar, rangkaian upacāranya terdiri dari: Ngangget Don Bingin, yakni upacāra memetik daun beringin (kalpataru/kalpavṛiksa) untuk dipergunakan sebagai bahan puṣpaśarīra (simbol badan roh) yang nantinya dirangkai sedemikian rupa seperti sebuah tumpeng (dibungkus kain putih), dilengkapi dengan prerai (ukiran/lukisan wajah manusia, laki/perempuan) dan dihiasi dengan bunga ratna. Upacāra ini berupa prosesi (mapeed) menuju pohon beringin diawali dengan tedung agung, mamas, bandrang dan lain-lain, sebagai alas daun yang dipetik adalah tikar kalasa yang di atasnya ditempatkan kain putih sebagai pembungkus daun beringin tersebut.